A C H I ? -5-
Dec 15th, 2019
Apa cerita hari ini?
Hebat! Tiga bulan sudah niat
menulis ceritaku terabaikan. Nyatanya memang rasa malas masih menjadi musuh
terbesarku. Bukan karena tidak ada topik untuk diceritakan. Ada banyak cerita
dan ide-ide di otak ini, hanya saja nggak pernah sampai ke ujung jari, hehehe.
Sebentar lagi Natal tiba. Kerjaan
makin banyak, tamunya masih segini-segini aja. Bersyukur di tempat kerja, kami
tutup saat Natal dan Boxing Day. Jadi mungkin waktunya akan kumanfaatkan untuk
pulang kampung alias mudik, entah lah. Memikirkan
untuk pulang itu rasanya jadi bersemangat, apalagi mengingat suasana kampungku
yang tenang, adem ayem, gemah ripah loh jinawi, hahaha…
Entah kenapa ya, dikampung itu
rasanya nyaman banget. Bisa kumpul keluarga, ketemu sanak saudara, terlebih
lagi kalau kampungnya masih hijau dan asri. Tiap pagi bisa jalan santai atau jogging sepanjang sawah milik warga. Makan
masakan rumahan, beli jamu tradisional, makan jajanan tradisional yang sudah
jarang banget ditemui di kota. Saat sore hari suka liatin para petani yang
pulang dari sawah (termasuk babe aku), pengangon
(penggembala) sapi yang habis ngajak para sapinya jalan-jalan cari rumput, juga
anak-anak yang suka sepedaan lewat depan rumah. Pokoknya, pulang kampung itu
selalu asyik. Ada saja hal-hal yang hanya bisa dilakukan di kampung tapi tidak bisa
dilakukan di kota lho.
Banyak kawanku bilang kalau pulang
kampung itu menyenangkan, tapi balik ke kota untuk bekerja lagi itu rasanya
menyebalkan dan berat hati. Apakah kalian ada yang merasa seperti itu? Well,
aku salah satunya, hehehe. Tiap mau pamitan orang tua sebelum balik ke kota itu
kok rasanya beraaaattt banget. Tiba-tiba sepatu rasanya kayak terbuat dari
tembaga sampai susah digerakin! Lebay sih, tapi bener kok. Seperti nggak tega
gitu ninggalin kehidupan di kampung yang tentram dan kelewat nyaman, hihihi.
Meski begitu, ada juga kawanku yang
bilang bahwa balik ke kota setelah habis liburan atau pulang kampung itu terasa
menyegarkan. Dia seperti mendapat energi dan semangat baru untuk kerja. Bukannya
merasa berat, tapi malah kayak dapat suntikan semangat gitu buat kerja, cari
uang banyak. Terus pas pulang kampung uangnya dinikmati buat belanja atau apa
gitu. Ya bener juga sih.
Buat yang kerjanya merantau nan
jauh di mato, coba diingat-ingat seberapa sering sih kalian pulang ke kampung
halaman?
Rasakan bedanya, hahaha… XD

Komentar
Posting Komentar