Wahai Rasa
Aku
berusaha yang terbaik ketika mereka menertawakanku, mencemoohku
Aku
berjuang untuk hidup dengan menanggalkan semua rasa
Karena
perasaan itu hanyalah sebuah kehampaan sia-sia
Pernahkah
kau rasa saat-saat terburuk dalam hidup tanpa seseorang disampingmu?
Mereka
yang hanya baik di muka namun meninggalkanmu sendiri di belakang
Adakah
yang benar-benar mengerti dirimu tanpa perlu kau ucapkan sepatah kata pun?
Mereka
hanya ikut berbahagia denganmu tanpa berbahagia untukmu
Wahai,
siapa yang bisa menebak alasan di balik kata-kata?
Siapa
yang bisa menerka maksud dari sebuah tindakan?
Manusia
ditakdirkan hidup bersama, melewati suka dan duka
Namun
keserakahan dan ego melupakan kebersamaan itu
Sehingga
rasa yang muncul dalam kebersamaan pun perlahan menghilang-arii arnottz-

Komentar
Posting Komentar